Minggu, 15 Maret 2020

MERBABU PART I

Gunung, salah satu ciptaan Tuhan yang membuat ku sangat penasaran/tertarik mendakinya. Tidak tau kenapa, aku selalu tertarik dengan alam atau pemandangan disana. Mungkin karena belum sama sekali dan terlalu banyak misteri, atau karena keindahannya mengalahkan keindahan senyum-mu? hehe. Tahun 2018 akhirnya rasa penasaran itu tersampaikan, ketika ada salah satu kawan yang bernama Rafli mengajak untuk kesana (Gunung). "Naik gunung yuk ko!" katanya saat sedang berdiskusi sore denganku. Dengan nada sangat semangat dan bagaikan seorang anak kecil yang ingin sekali membeli es krim, lalu ada yang memberikannya, aku membalas ajakan itu "Hayu kapan? Seminggu lagi?". Rafli pun seperti biasanya memasang muka nyeleneh sambil menjawab pertanyaanku "yah ga seminggu juga, dua minggu dari sekarang deh". Akhirnya! Tak sabar rasanya menunggu dua minggu kedepan.

Seiring waktu berjalan mendekati hari H, pengetahuan tentang mendaki pun mulai ku cari dari berbagai media, karena baru pertama kali, ya-- mau gimana. Sedikit demi sedikit dan lama-lama jadi bukit dapatlah pengetahuan mendaki itu. Walaupun masih ada satu hal yang masih buat parno yaitu kedinginan. Karena tubuh yang tidak terlalu besar atau gemuk, menjadi salah satu penyebab parno akan hal itu. Dan ekspetasi gunung pertama yang ingin ku daki adalah semeru. Ya benar, gunung dengan puncak tertingginya di pulau jawa. Nama puncaknya saja sudah merinding, "Puncak Mahameru". Tetapi kali ini belum jodoh ku untuk menjajaki. Merbabu, menjadi tujuan destinasi pertama untuk melampiaskan ketertarikan ini. Ini bukan gunung biasa bagi pendaki beginner/pemula. Karena biasanya kalau kalian pertama mendaki, pasti dan yakin akan mendaki seperti gunung gede atau gunung pangrango.

Merbabu terletak secara geografis pada 7,5º LS dan 110,4º BT. Berada di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Mempunyai ketinggian 3.145 mdpl. Ada 5 (lima) jalur pendakian. Dan dalam kesempatan ini, kami melewati jalur Selo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar